Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaBlogGaya HidupKesehatan

Tak Sekadar Ibadah, Ini 6 Manfaat Puasa bagi Kesehatan Fisik dan Mental

19
×

Tak Sekadar Ibadah, Ini 6 Manfaat Puasa bagi Kesehatan Fisik dan Mental

Sebarkan artikel ini

terminalberita.com – Puasa selama ini identik dengan kewajiban agama dan tradisi spiritual. Namun di balik praktik menahan lapar dan haus tersebut, tersimpan manfaat kesehatan yang signifikan baik secara fisik maupun mental. Bahkan, dalam dunia medis modern, konsep puasa berkembang menjadi metode diet populer yang dikenal sebagai Intermittent Fasting.Secara fisiologis, tubuh membutuhkan waktu sekitar 6–8 jam untuk mencerna dan menyerap nutrisi.

Setelah itu, tubuh mulai menggunakan cadangan energi yang tersimpan dalam bentuk glikogen di hati dan otot. Ketika cadangan ini menurun, lemak akan diolah menjadi sumber energi alternatif. Dalam kondisi puasa yang sangat panjang tanpa asupan, tubuh bahkan dapat memecah protein otot sebagai sumber energi fase yang dikenal sebagai fase kelaparan.Karena itu, asupan bergizi saat sahur dan berbuka menjadi kunci. Konsumsi makanan seimbang serta cairan yang cukup sekitar delapan gelas per hari membantu menjaga stamina dan mencegah dehidrasi.

Example 300x600

Berikut enam manfaat puasa yang telah didukung berbagai penelitian:

1. Membantu Menurunkan dan Menjaga Berat Badan

Puasa dapat meningkatkan metabolisme dan mendorong pembakaran kalori serta lemak. Efek ini berkontribusi pada penurunan berat badan dan membantu menjaga berat badan tetap ideal, sekaligus menekan risiko obesitas.

2. Menjaga Kesehatan Jantung

Riset menunjukkan bahwa individu yang rutin berpuasa memiliki risiko lebih rendah terhadap penyakit jantung, kolesterol tinggi, dan hipertensi. Pola makan yang lebih terkontrol selama puasa berperan dalam menjaga profil metabolik tetap stabil.

3. Menurunkan Risiko Diabetes

Puasa membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan menjaga kadar gula darah tetap stabil. Dengan metabolisme yang lebih efisien, risiko terjadinya resistensi insulin dan diabetes dapat ditekan.

4. Berpotensi Menghambat Pertumbuhan Sel Kanker

Sejumlah studi pada hewan menunjukkan bahwa pembatasan asupan nutrisi dapat memperlambat laju pembelahan sel, termasuk sel abnormal. Meski demikian, temuan ini masih memerlukan penelitian lanjutan pada manusia.

5. Menjaga Kesehatan Mental

Puasa turut memengaruhi keseimbangan hormon. Penurunan hormon stres seperti kortisol serta peningkatan endorfin dapat membantu mengurangi kecemasan dan memperbaiki suasana hati. Ditambah lagi, aspek spiritual dari puasa memberi efek ketenangan batin yang memperkuat kesehatan psikologis.

6. Memperbaiki Metabolisme Tubuh

Dengan memanfaatkan cadangan lemak sebagai energi, tubuh beradaptasi menjadi lebih efisien dalam mengelola sumber daya. Ini menjadi salah satu alasan mengapa puasa kerap diadopsi sebagai strategi pengaturan pola makan modern.Meski menawarkan banyak manfaat, puasa tidak selalu cocok untuk semua orang.

Individu dengan kondisi medis tertentu seperti gangguan ginjal, penyakit hati, anemia, tekanan darah rendah, diabetes tidak terkontrol, gangguan makan, atau daya tahan tubuh lemah perlu berhati-hati. Ibu hamil, ibu menyusui, serta pasien yang menjalani terapi tertentu juga sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum berpuasa.

Intinya, puasa bukan sekadar ritual, tetapi juga strategi kesehatan yang berdampak luas asal dijalankan dengan persiapan dan pemahaman yang tepat. Disiplin pola makan, hidrasi yang cukup, dan kesadaran kondisi tubuh adalah kunci agar manfaatnya optimal tanpa mengorbankan kesehatan. (ithonk)

Example 300250