Subang-Kapolsek Pagaden AKP Ikin Sodikin mengatakan, pentingnya mengubah stigma negatif komunitas motor menjadi mitra kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Untuk itu, kata dia, harus dilakukan pendekatan humanis Polri kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk komunitas atau ormas pemuda.
Ikin Sodikin juga megimbauan agar komunitas motor tidak terlibat dalam aksi balapan liar, penggunaan knalpot bising (brong), maupun tawuran yang dapat meresahkan warga khususnya selama bulan Ramadhan.
“Hari ini kita berkumpul bukan sebagai pihak yang berseberangan, melainkan sebagai saudara. Saya mengapresiasi kehadiran rekan-rekan dari XTC dan Brigez. Kami berharap momentum Ramadan ini menjadi titik balik bagi rekan-rekan untuk lebih berkontribusi positif bagi masyarakat di Pagaden,” ujarnya saat menggelar berbagi takjil dan buka puasa bersama komunitas motor XTC dan Brigez. Rabu (18/3/2026)
Sementara perwakilan dari komunitas XTC dan Brigez menyambut baik inisiatif acara buka puasa di Polsek Pagaden ini.
Mereka menyatakan komitmennya untuk menjaga kedamaian di wilayah Pagaden dan siap bersinergi dengan pihak Kepolisian dalam kegiatan-kegiatan sosial.
“Kami berterima kasih atas suport Bapak Kapolsek Pagaden Ini adalah kehormatan bagi kami. Kami berkomitmen untuk ikut serta menjaga kondusivitas wilayah Pagaden dan membuktikan bahwa kami bisa melakukan hal-hal yang bermanfaat,” ungkapnya.
“Hari ini kita berkumpul bukan sebagai pihak yang berseberangan, melainkan sebagai saudara. Saya mengapresiasi kehadiran rekan-rekan dari XTC dan Brigez. Kami berharap momentum Ramadan ini menjadi titik balik bagi rekan-rekan untuk lebih berkontribusi positif bagi masyarakat di Pagaden,” ujar Kapolsek.









