BerandaNasionalPolitik

Elita Budiati dorong penguatan Babinsa: garda terdepan keamanan objek vital nasional

25
Anggota komisi 1 DPR RI DPR RI, Elita Budiati, saat kunjungan spesifik ke Korem 061/Suryakancana, Kamis (22/01/26)

Terminalberita.com Bogor – Anggota Komisi I DPR RI, Elita Budiati, menegaskan perlunya peningkatan kapasitas dan perhatian khusus terhadap prajurit Bintara Pembina Desa (Babinsa). Hal tersebut disampaikan Bunda Elita menyoroti posisi strategis Korem 061/Suryakancana yang menjadi penyangga Ibu Kota sekaligus penjaga sejumlah objek vital nasional.

Dalam kunjungan spesifik Komisi I DPR RI ke Bogor, Kamis (22/01/26), Bunda Elita menyebut Babinsa adalah ujung tombak komando kewilayahan yang memiliki peran krusial dalam sistem peringatan dini (early warning system). Posisi wilayah Korem 061 yang mencakup kawasan sensitif yang berkaitan dengan keamanan Presiden dan mantan Presiden RI, standar pembinaannya pun harus ditingkatkan.

“Babinsa memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam sistem peringatan dini. Saya mempertanyakan apakah sudah ada pembinaan khusus bagi Babinsa di Korem 061, mengingat besarnya tanggung jawab yang mereka emban,” ujar Elita,(yang biasa disapa akrab bunda) dalam keterangannya kanal resmi DPR RI.

Menurut politisi Fraksi Partai Golkar asal Subang ini, tantangan Babinsa saat ini bukan lagi sekadar patroli fisik, melainkan juga harus adaptif terhadap perubahan paradigma ancaman modern. Kemampuan teritorial tradisional harus diperkuat dengan penguasaan teknologi seperti ancaman siber, kecerdasan buatan (AI), hingga penggunaan drone.

Selain penguatan kapasitas SDM, bunda Elita menyoroti ketersediaan sarana dan prasarana. Ia mengungkapkan keprihatinannya atas temuan kekurangan unit angkutan untuk pengamanan objek vital. Menurutnya, wilayah strategis nasional tidak boleh mengalami defisit personel maupun fasilitas penunjang.

Menutup pernyataannya,Bunda Elita mengingatkan pentingnya sinergi antara Babinsa dan Bhabinkamtibmas (Polri) di tingkat bawah. Ia berharap tidak ada lagi ego sektoral dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025, perluasan tugas TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) menempatkan Babinsa sebagai pihak pertama yang sering didatangi masyarakat. Oleh karena itu, perhatian terhadap kesejahteraan dan kapasitas mereka menjadi harga mati bagi stabilitas keamanan nasional.

“Tidak boleh ada kekurangan sarana maupun personel di wilayah ini. Jika kebutuhan personel mencapai seribu orang, maka harus dipenuhi sepenuhnya. Korem 061 bertanggung jawab atas marwah negara,” tegasnya. (Yana)

Exit mobile version